(Matra, Jambi) – Sedikitnya 30 orang pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sekitar rumah dinas Gubernur Jambi, Kecamatan Pasar, Kota Jambi mendapatkan bantuan kebutuhan pokok di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat saat ini. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris di lokasi pedagang berjualan, Pasar, Kota Jambi, Minggu (25/7/2021). Paket bantuan kebutuhan pokok yang diterima para pedagang kecil tersebut terdiri dari beras 10 kilogram (Kg), minyak goreng dan gula pasir masing-masing satu kilogram.
Gubernur Jambi, Al Haris pada penyerahan bantuan tersebut mengatakan, pihaknya secara khusus memberikan bantuan kepada para pedagang kaki lima di kawasan rumah dinas Gubernur Jambi karena usaha para pedagang benar-benar terdampak program PPKM darurat terkait Covid-19.
Dikatakan, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun lebih dan program PPKM saat ini membuat omset penjualan pedagang menurun. Kondisi tersebut membuat pendapatan mereka juga merosot. Melihat situasi yang dihadapi para pedagang, kami memberikan bantuan paket kebutuhan pokok sebagai penopang kebutuhan keluarga mereka.
“Bu, di masa Covid – 19 ini mungkin jualan ibu kurang laku, jualan sepi, orang yang beli jarang. Ini ada bantuan paket sembako dari kami. Apalagi di Kota Jambi kan lagi PPKM. Ibu pake masker terus ya,”katanya.
Al Haris pada kesempatan tersebut mengingatkan agar para pedagang mematuhi peraturan-peraturan pemerintah pusat dan daerah terkait pelaksanaan PPKM saat ini. Pedagang diminta tetap mencegah kerumunan di warung mereka dengan membatasi jumlah pembeli. Kemudian para pedagang juga diharapkan mematuhi ketentuan pembatasan waktu berjualan hanya sampai sore hari.
“Saya juga meminta bapak-bapak dan ibu-ibu pedagang tetap mematuhi rptokol kesehatan (prokes). Para pedagang harus tetap memakai masker saat berjualan. Kemudian para pedagang juga kami harapkan menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun dan air mengalir di tempat berjualan,”ujarnya.
Al Haris menjelaskan, saat ini cukup banyak warga di Jambi yang mengalami kesulitan ekonomi akibat Covid - 19 ini, termasuk para pedagang kaki lima. Kehidupan ekonomi para pedagang kaki lima atau pedagang kecil saat ini cukup prihatin karena penjualan dan daya beli mereka menurun. Para pedagang termasuk kelompok masyarakat yang merasakan tekanan ekonomi yang berat di maa pandemi ini. Karena itu mereka perlu bantuan dari berbagai pihak dan para dermawan.
Sementara ini, Yuli (35), pedagang kecil di kawasan rumah dinas Gubernur Jambi mengaku sangat terbantu berkat adanya paket bantuan kebutuhan pokok tersebut. Bantuan paket kebutuhan pokok berupa beras, gula pasir dan minyak goreng tersebut cukup membantun kesulitan ekonomi para pedagang.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jambi, Al Haris atas bantuan yang diberikan kepada para pedagang. Kepedulian terhadap pedagang kecil ini kami harapkan juga bisa dilaksanakan para dermawan,”katanya.
Yuli mengaku, keluarganya belum mendapatkan bantuan sosial program PPKM berupa beras 10 Kg dari Presiden Joko Widodo. Yuli mengharapkan bantuan beras tersebut juga diharapkan bisa diterima lebih cepat guna meringankan beban ekonomi keluaranya saat ini.
Total Bantuan
Sementara itu, Kepala Divisi Regional (Divre) Jambi, Defrizal mengatakan, total beras bantuan Presiden Joko Widodo untuk Provinsi Jambi terkait program PPKM Darurat saat ini mencapai 1.539 ton. Sedangkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan beras PPKM di daerah tersebut mencapai 153.990 Kepala Keluarga (KK).
Penerima beras bantuan PPKM tersebut teridiri dari warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sekitar 94.531 KK dan penerima bantuan sosialtunai(BST) sekitar 59.459 KK. Masing-masing KPM menerima bantuan beras sebanyak 10 Kg.
Dijelaskan, penyaluran bantuan beras program PPKM di daerah itu sudah mulai disalurkan sejak pekan lalu. Untuk wilayah Kota Jambi juga, bantuan beras program PPKM tersebut juga sudah mulai dibagikan pekan lalu. Total bantuan beras program PPKM di Kota Jambi mencapai 206 ton.
Penerima bantuan beras dari Presiden Joko Widodo tersebut di KotaJambi mencapai 20.650 KK. Sekitar 13.870 KK penerima bantuan beras tersebut berasal dari penerima bantuan PKH dan 6.780 penerima BST. Bantuan beras tersebut didistribusikan Bulog Jambi kepada warga melalui kantor kelurahan. (Matra/AdeSM)
0 Komentar