INFO TERKINI

10/recent/ticker-posts

Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi di Tengah Kelesuan Ekonomi, Praeses GKPS Distrik VII Bangkitkan Semangat Jemaat

Praeses GKPS Distrik VII Jakarta, Jawa, Bali dan Kalimantan, Pdt John Ricky R Purba, MSi membawakan khotbah pada ibadah pembukaan Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/4/2022). (Foto : Matra/Radesman Saragih).

(Matra, Jambi) – Kelesuan ternyata masih melanda kegiatan keagamaan, termasuk kegiatan gereja di Kota Jambi saat ini. Padahal pemerintah sudah memberikan relaksasi (kelonggaran) kegiatan keagamaan. Suasana itu tampak pada pembukaan Pesta Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Kota Jambi, Provinsi yang digelar di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/4/2021) sore.

Pantauan medialintassumatera.com (Matra) pada ibadah pembukaan Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi tersebut, jumlah warga jemaat hanya sekitar 100 orang dari jumlah jemaat GKPS Jambi yang mencapai 600 orang. 

Di tengah suasana agak lesu tersebut, Praeses GKPS Distrik VII (wilayah Jakarta – Jawa – Bali – Kalimantan), Pdt John Ricky R Purba, MSi yang sengaja diundang menghadiri Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi pun memberikan semangat kepada warga jemaat GKPS Jambi. 

Mantan Pendeta GKPS Resort Jambi 2006 – 2013 tersebut dalam khotbahnya mengatakan, kendati masih dalam suasana pandemi, seluruh warga jemaat GKPS Jambi harus tetap bersemangat menyambut pesta suka cita memperingati perjalanan pelayanan GKPS Jambi yang sudah mencapai 39 tahun. 

“Walaupun masih dalam suasana Covid-19 dan dampak pandemi terhadap mentalitas dan ekonomi masyarakat kita masih sangat terasa hingga kini, seluruh warga jemaat GKPS Jambi harus tetap bersemangat mengikuti pesta suka cita ini,”katanya. 
Tortor sombah (tarian menyembah) yang dibawakan pemudi Jemaat GKPS Jambi pada pembukaan Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/4/2022). (Foto : Matra/Radesman Saragih).

Pdt John Ricky R Purba, MSi mengatakan, seluruh umat umat beragama dan masyarakat Indonesia, termasuk warga jemaat GKPS Jambi patut bersyukur bisa melalui pandemi Covid-19 yang kini mulai mereda. Warga masyarakat Indonesia ckupu mampu melakukan adaptasi baru terhadap kehidupan di tengah pandemi dengan baik tanpa pembelajaran khusus. 

Situasa pandemi, lanjutnya mampu mengajari seluruh warga masyarakat melalui kehidupan di tengah pandemi dengan melaksanakan protokol kesehatan  (prokes) dengan baik. 

“Selama lebih dua tahun ini memang kita mengalami keterpurukan di segala aspek kehidupan. Pandemi membuat harmonisasi dan hubingan keluarga maupun sesama saudara terganggu, Selain itu kondisi ekonomi juga menipis. Namun tekanan mental dan ekonomi tersebut tidak boleh membuat kehidupan kerohanian kita terdegradasi atau merosot,”paparnya. 

Pdt John Ricky R Purba, MSi juga mengingatkan warga jemaat GKPS Resort Jambi yang sempat dilayaninya tujuh tahun lebih jangan terkotak-kotak berdasarkan kelas ekonomi atau “kasta” tertentu. Pengkotak-kotakan di tengah jemaat harus dihindarkan agar pelayanan dan pembangunan di tengah gereja bisa berjalan langgeng susuai harapan para para pendahulu yang telah mendirikan dan membangun GKPS di Jambi. 

Dikatakan, warga jemaat GKPS di Jambi diharapkan tetap melanjutkan perjuangan para pendahulu melanjutkan Pekabaran Injil yang diemban GKPS di Jambi. 

“Jerih paya para ‘founding fathers’ (pendahulu) GKPS Jambi jangan disia-siakan. Perjuangan mereka juga jangan diabaikan, melainkan harus terus dilanjutkan,”katanya. 

Terkait mengenai pengumpulan dana pembangunan gereja yang dilakukan pada Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi tersebut, Pdt John Ricky R Purba, MSi mengatakan, untuk memberi persembahan ke gereja tidak boleh bersifat pelit. Tetapi memberi untuk gereja juga tidak boleh dengan terpaksa. 

“Memberilah kepada gereja dan Tuhan dengan suka cita sebagai bentuk kesaksian tentang terang Tuhan Allah yang telah memberkati kehidupan kita. Kita memberi persembahan bukan karena banyaknya, tetapi dari segi keikhlasan. Kita juga memberi untuk Gereja sesuai dengan kepatuhan, patuh mengenai kewajiban kita kepada Tuhan, bukan karena kelebihan,”ujarnya.

Menurut Pdt John Ricky R Purba, MSi membangun gereja dengan biaya yang cukup besar harus penuh kesabaran, tidak bisa langsung selesai di tengah keterbatasan dana. Karena itu diharapkan tidak sampai terjadi perselisihan akibat pembangunan gereja. 

“Dalam pesta pembangunan gereja biasanya pasti ada kritik, masukan. Jadi kritik tersebut hendaknya disikapi dengan bijak karena kritikan tersebut juga umumnya merupakan masukan untuk perbaikan. Kemudian kritikan juga hendaknya selalu memberikan solusi yang terbaik,”paparnya. 
Keluarga besar Girsang se-Kota Jambi mengawali tortor (tarian) penggalangan dana pada Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/4/2022).  (Foto : Matra/Radesman Saragih).

Cukup Semarak

Sementara itu, pembukaan Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi tersebut berlangsung cukup semarak melalui pementasan seni – budaya Simalungun. Seusai ibadah, pemudi Jemaat GKPS Jambi menampilkan tortor sombah (tarian menyembah) khas Simalungun. Penampilan lima orang pemudi GKPS Jambi membawakan tortor sombah tersebut cukup apik dan mendapatkan sambutan meriah dari para hadirin.

Setelah tortor sombah tersebut, acara dilanjutkan dengan tortor marga-marga untuk menggalang dana pembangunan gereja. Tortor marga-marga diawali dengan tortor marga Girsang dan disambut para pendeta maupun panitia. Tarian marga-marga diiringi JKR Grup Musik Jambi. Kumpulan marga keluarga besar Girsang Kota Jambi sangat antusias mengikuti tarian marga untuk penggalangan dana tersebut. 

Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi juga dimeriahkan dengan malam seni budaya Simalungun Sabtu (9/4/2022) malam. Malam seni budaya Simalungun tersebut menampilkan oleh artis papan atas Simalungun, Intan Saragih dan Sabar Tondang dari Kota Pematangsiantar dan JKR Grup Musik Jambi. Kemudian Minggu (10/4/2022), Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi diawali dengan ibadah bersama dan dilanjutkan dengan pesta pengumpulan dana. 

Sementara itu sesuai dengan Susukkara (Almanak) GKPS, Jemaat GKPS Jambi berdiri 1 April 1983 dengan status gereja persiapan. Awalnya  GKPS Persiapan Jambi menjadi juma tanganan (wilayah pelayanan) GKPS Resort  Cikoko, Jakarta. GKPS Persiapan Jambi diresmikan Pimpinan Pusat GKPS menjadi GKPS Jambi, Minggu, 27 April 1986. (Matra/AdeSM). 
Tortor sombah (tarian menyembah) pemudi Jemaat GKPS Jambi pada pembukaan Pesta HUT ke-39 GKPS Jambi di GKPS Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/4/2022). (Foto : Matra/Radesman Saragih).

 

BERITA LAINNYA

Posting Komentar

0 Komentar